Senin, 18 Desember 2017

Tolak Perayaan Natal di Monas, "Mending Gunakan APBD untuk Anak-anak Miskin"

Berita Terkini
Loading...
Rohaniwan Katolik Romo Benny Susetyo menilai, rencana perayaan Natal bersama di Lapangan Silang Monas tak diperlukan.


Hal ini diutarakan Romo Benny, terkait rencana Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan, yang berkeinginan menggelar acara Natal bersama di Lapangan Silang Monas. Romo Benny mengatakan, lebih baik Umat Kristen merayakan Natal di gereja masing-masing.

"Itu sudah menjadi tradisi bagi sebagian Umat Katolik dan Kristen untuk berdoa di gereja saat ibadah Natal," ujar Romo Benny melalui pesan singkat, Senin (18/12/2017).

Ia mengungkapkan, hal tersebut semata-mata demi mewujudkan kesederhanaan dalam beribadah. Alasan lain, ia merasa tidak perlu dana APBD digunakan untuk acara tersebut.

Bagi Romo Benny, kurang penting apabila dana APBD digunakan untuk menggelar acara Natal bersama. Ia lebih memilih agar dana itu disalurkan kepada anak-anak miskin.

"Enggak perlulah dana APBD digunakan untuk ini, enggak penting. Mending untuk anak-anak miskin," katanya.

Natal, lanjutnya, bukanlah merupakan perayaan seremonial melainkan perayaan dalam menyambut datangnya Yesus Kristus yang harus dirayakan dengan sederhana.

‎"Kami ucapkan terima kasih, tapi lebih tepat bagi Umat Katolik jika dirayakan di gereja dengan liturgi. Apalagi, saat ini sedang ada situasi keprihatinan. Dananya lebih baik untuk kepentingan produktif saja," imbau Romo Benny.

Ia juga mengaku khawatir, bila dirayakan di Monas, acara yang diklaim melibatkan ribuan orang itu akan membuat kemacetan dan kesemrawutan.

"Kan itu juga lapangan besar, bisa mengganggu ketertiban umum, kemudian kalau dipakai kemacetan, kan kasihan banyak masyarakat yang terdampak," tuturnya.

Lebih lanjut, Romo Benny yakin bahwa usulan Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan tak terkait kepentingan politik. Namun, ia menyarankan agar Lapangan Silang Monas yang bersejarah itu dikembalikan ke fungsi aslinya.

‎"Monas digunakan saja sebagai cagar budaya, sesuai dengan apa yang sejak awal digunakan," cetusnya.

0 komentar:

Posting Komentar