Sabtu, 02 Desember 2017

Sempat Ingin Mengakhiri Hidup Hingga Akhirnya Bertemu Tuhan Yesus, Kesaksian Bapak Heru Di Bandung

Berita Terkini
Loading...
Saya ingin mewartakan kesaksian saya pada saat di lawat oleh Tuhan Yesus.
Perkenalkan nama saya Markus Heru trisismanto. Usia 41 THN. Saya tinggal di Bandung,Cimahi kota. Saya 5 bersaudara.dan saya anak yang ke 2 dari 5 bersaudara. Awal cerita saya hidup dari kecil katolik.dan sudah di baptis dari kecil.. Singkat cerita, walaupun saya dari kecil sudah katolik tapi hati terasa belum memiliki iman. Pada tahun 80 an.orang tua saya bertengkar dan akhirnya harus berpisah pada tahun 83. 


Dengan berjalannya waktu,saya dan saudara saya terbengkalai kita hidup masing masing, sehingga kami kurang perhatian dari orang tua, sehingga kami hidup tidak teratur,dan sekolah pun kami tidak pernah masuk, sehingga tahun 85 saya dikirim ke panti asuhan Vincentius putra jl.kramat 134. Dengan berjalannya waktu,saya berada di panti itu saya sedikit mengalami perubahan,dari sisi perhatian dan materi sudah tidak perlu khawatir lagi.dan akhirnya saya pun ikut kegiatan di gereja dari misdinar, legio Maria, pembaca mazmur,dan singkat cerita... dengan kegiatan di gereja itu membuat saya dekat sama Tuhan,malah sebaliknya, ketika saya dekat dan ikut kegiatan di gereja saya malah lebih mengenal dengan namanya nark0ba, juudi, dan pada akhir nya saya pun jadi sering mab0k,dan tidur di emperan toko dan di jalan. 

Singkat cerita, Karna saya sangat kasihan dengan keadaan orang tua terutama,mama. pada tahun 95 akhir tahun saya memutuskan untuk putus sekolah dan membantu orang tua,dan saya kembali lagi ke Bandung, selama saya pulang di Bandung, saya bekerja serabutan, kerja apa saja yang terpenting menghasilkan uang, Akan tetapi kehidupan saya yang suka mab0k dan judii itu tidak hilang sampai tahun 2014. 

Pada tanggal 2-2-2000 saya bekerja di perusahaan swasta. Singkat cerita saya dekat dengan wanita muslim,dan kami pun sudah berencana untuk menikah, akan tetapi dari kedua orang tua kami tidak setuju karena perbedaan agama. Pada saat itu saya gagal menikah, maka saya frustasi dan mencoba mengakhiri hidup dengan meminum pembersih lantai. Akan tetapi pada saat itu saya sudah sangat pusing dan puji Tuhan pada saat itu juga saya langsung muntah" selama 1 1/2 jam lamanya. Mulut dan perut sudah tidak tahu bagaimana rasanya, pusing, lemas dan tertidur hingga tengah malam.

Saya tersadar dan saya kira saya sudah mati, akan tetapi saya sadar kalo saya masih hidup. Walaupun saya sudah mencoba bunuh diri tidak berarti saya bertobat, saya semakin jadi dengan dunia gelap, dari judii dan mab0k itu saya lakukan terus-menerus sampai tidak peduli lagi dengan diri sendiri. Pada tahun 2014,lah saya mendapat lawatan dari Tuhan Yesus, tepat nya saya lupa. Akan tetapi yang saya ingat itu terjadinya hari jumat.bulan Juni tepatnya di Lembah karmel.lembang Bandung, Entah kenapa saya ingin sekali pergi kesana.walaupun sejujurnya saya sudah sering pergi ke sana.akan tetapi pada saat itu ada keinginan untuk pergi kesana.

Setiap pulang'kerja saya selalu pergi kesana,selama seminggu, dari hari Senin hingga Sabtu saya terus pergi ke sana. Akan tetapi saya pergi ke sana itu bukan untuk berdoa tapi cuma ingin menenangkan diri saja, dengan berjalan nya waktu, tepat pada hari Jumat jam 15.45wib lah saya di lawat Tuhan Yesus. Pada saat itu saya duduk bersila di makam Yesus,dan tidak lama kemudian sinar yang sangat terang itu menyingkirkan awan yang hitam dan gelap. Sinar itu sangat terang dan saya pun tak sanggup melihat nya,dan ketika sinar itu menyingkirkan awan gelap itu, turut lah awan yang berbentuk salib,dan membentuk tangga dari atas sampai bawah di hadapan saya,dan turunlah seseorang yang berjubah putih sangat terang, tinggi sekali,  dia datang di hadapan saya dan tersenyum, tidak bicara apapun tetapi kedua tangan itu memberkati di atas kepala saya, Pada saat itulah hati dan pikiran saya diangkatnya, sehingga perasaan saya sangat ringan tanpa ada beban yang selama ini saya alami. Saya di situ menangis hingga setengah jam lamanya. Setelah Yesus memberkati saya, dengan berlahan meninggalkan saya.

Akan tetapi dari lawatan Tuhan Yesus itu apakah merubah kehidupan saya? Tidak secepat itu saya langsung berubah total, tetapi apa yang saya lakukan belum berubah juga.dengan berjalannya waktu. Di tahun 2015 hingga akhir 2016 itulah berjalannya perubahan tersebut, dan di akhir tahun 2016 hingga awal 2017 itu lah terjadi perubahan yang saya rasakan hingga saat ini.... Dan puji Tuhan 15-7-2017 saya ditetapkan menjadi ketua lingkungan dan di pilih Tuhan untuk menjadi pelayan Tuhan. 

Dan itu lah kesaksian saya di lawat Tuhan Yesus. Semoga Tuhan memberkati kita semua, Amin..



0 komentar:

Posting Komentar