Senin, 18 Desember 2017

Inilah 5 Negara dengan Tradisi Natal yang Paling Unik di Dunia

Berita Terkini
Loading...
Hari Natal tinggal menghitung hari. Hiasan dan dekorasi Natal pun telah dipajang di beberapa tempat umum.

Sambil meyiapkan diri untuk hari libur, yuk kita simak fakta-fakta unik tentang perayaan Natal di berbagai negara.

Berikut 5 negara yang memiliki tradisi tidak biasa saat Natal tiba yang telah dilansir Tribun Video dari acj.com, Senin (20/11/2017).

1. Lebanon
 
Di negara yang memiliki 18 agama ini, Natal dirayakan dua kali setiap tahun.

Para pemeluk Kristen Maronit, Kristen Protestan, dan Katolik merayakan hari libur Natal pada 25 Desember.

Sedangkan umat Kristen Ortodoks Yunani di Lebanon dan sebagian besar populasi Armenia yang cukup banyak di negara Timur Tengah ini merayakan Natal di tanggal yang berbeda.

Mereka menggunakan kalender Gregorius sebagai patokan, sehingga Natal jatuh pada 6 Januari.

Kedua tanggal itu telah resmi menjadi hari libur dalam rangka Natal di Lebanon.

Meskipun memiliki populasi Muslim yang besar, Lebanon, terutama di ibukota Beirut memasang pohon Natal yang besar di pusat kota, di sebelah masjid dan gereja katedral.

2. Venezuela
 
Ketika seluruh umat yang merayakan Natal beribadah di gereja, masyarakat Caracas, ibukota Venezuela, memiliki cara yang unik menuju gereja.

Mereka pergi ke tempat ibadah itu menggunakan sepatu roda.

Jalanan ditutup dan dikhususkan untuk masyarakat yang berbondong-bondong bersepatu roda menuju gereja.

Natal dirayakan sejak 16 Desember di Venezuela dengan berbagai kegiatan istimewa dan pelayanan gereja yang dilakukan hingga hari raya Natal.

3. Filipina
 
Setiap tahun di kota San Fernando diadakan Festival Lentera Raksasa (Ligligan Parul Sampernandu) pada Sabtu sebelum malam Natal.

Karena festival itu, San Fernando dinobatkan sebagai "Ibukota Natal di Filipina".

Festival yang sekaligus dijadikan sebagai kompetisi itu diikuti oleh sebelas desa.

Namun, bukan lilin yang digunakan untuk menerangi lentera-lentera cantik itu, melaninkan bohlam.

Karena festival itu, San Fernando dinobatkan sebagai "Ibukota Natal di Filipina".

Festival yang sekaligus dijadikan sebagai kompetisi itu diikuti oleh sebelas desa.

Namun, bukan lilin yang digunakan untuk menerangi lentera-lentera cantik itu, melaninkan bohlam.

5. Swedia
 
Sejak 1966, masyarakat Gävle, Swedia mendirikan Kambing Yule (Yule Goat) raksasa setinggi 12 meter menjelang Natal.

Kambing Gävle, yang terbuat dari sedotan itu, kemudian dibakar oleh masyarakat pada Desember.

Lihat videonya di sini:


sumber: tribunnews.com

0 komentar:

Posting Komentar