Senin, 18 September 2017

Inilah 3 Fakta Tersembunyi Dari Menteri Ignasius Jonan yang Jarang Diketahui...

Berita Terkini
Loading...
Keyakinan yang dianutnya tampak bukan sebuah penghalang bagi Menteri Energi Sumber Daya Mineral (ESDM) Ignasius Jonan dipilih oleh Presiden Joko Widodo untuk mengisi posisi sebagai bagian dari kabinet kerjanya. Karakternya yang begitu toleran bisa jadi salah satu karakter yang disukai oleh presiden sendiri.
 

Di sisi lain, Menteri Jonan sadar betul kalau Indonesia adalah negara yang berdiri di atas beragam perbedaan suku, agama, dan ras. Itu sebabnya dia selalu menyampaikan supaya tak perlu mempertentangkan perbedaan itu dalam kehidupan berbangsa dan bernegara.

“Boleh saja orang itu punya perbedaan ikut keyakinan tertentu dan kepercayaan tertentu, itu enggak jadi masalah. Tetapi dalam berbangsa dan bernegara, itu satu, yaitu Pancasila itu saja,” terangnya.

Tentu saja pernyataan ini sudah menggambarkan kalau Menteri Jonan adalah sosok yang sangat toleran. Tapi nggak cuma itu, pria berkarakter kalem ini ternyata menunjukkan sikap toleransinya dengan cara yang nyata.

Berikut 3 fakta yang belum pernah kamu tahu soal Menteri Ignasius Jonan.

1: Keluarga Menteri Ignasius Jonan hidup dalam harmonisasi tiga agama

Menteri ESDM ini ternyata berasal dari keluarga berbeda agama. Dari enam bersaudara, satu diantaranya memilih menganut agama Hindu dan satu lainnya menjadi Muslim. Meski terdiri dari tiga agama, tapi keluarga Jonan tetap hidup harmonis.

2: Menteri Jonan nggak pernah merasa jadi minoritas hanya karena agama

Dalam sebuah kesempatan, Menteri Jonan pernah mengatakan kalau sebagai penganut Katolik, yang notabene kaum minoritas di Indonesia, dirinya tak pernah merasa minder atau merasa sebagai minoritas di negaranya sendiri.

Menurutnya, sebagai anak bangsa yang menganut ideologi Pancasila, dia tak memandang agama yang dianutnya menjadikannya sebagai orang minoritas. Apalagi posisinya sebagai satu-satunya menteri beragama Katolik. Karena menurutnya, semua warga negara bersamaan kedudukannya dan punya hak untuk mengabdi kepada bangsa dan negaranya.

“Saya 100 persen Indonesia, 100 persen Katolik dan tidak pernah merasa saya ini minoritas. Memeluk agama Katolik yaitu keyakinan saya sendiri secara pribadi kepada Tuhan yang saya percaya,” ucapnya.

3: Menteri Jonan tak segan ikut gotong royong bersihkan rumah ibadah

Bersama pemuda yang tergabung dalam Pemuda Komando Kesiapsiagaan Angkatan Muda Muhammadiyah (Kokam), Generasi Muda Budha Indonesia (GEMA BUDHI), Pemuda Katolik Indonesia dan Pemuda Kristen Indonesia, Menteri Jonan ikut serta melakukan kegiatan bersih-bersih rumah ibadah. Kalau bulan lalu dia sudah ikut bersih-bersih gereja, maka bulan September ini dirinya ikut aksi bersih Masjid.
 


Kegiatan rutin kepemudaan ini rutin diikuti Menteri Jonan. Dia pun berharap cara ini menumbuhkan persatuan antarumat beragama sekaligus merobohkan jurang pemisah antar umat beragama yang selama ini dibiarkan hadir.


Sumber : Jawaban.com

0 komentar:

Posting Komentar